Oversize Piston Vario 125 Jadi Berapa CC?

Dimas Permana

Proyek Modifikasi yang Menarik

Bagi para pecinta modifikasi sepeda motor, khususnya matic, permainan bore up mesin menjadi salah satu opsi yang kerap dilakukan. Salah satu yang cukup populer adalah melakukan oversize piston pada Honda Vario 125.

Oversize piston sendiri merupakan proses memperbesar diameter piston yang digunakan pada suatu mesin. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kapasitas ruang bakar dan pada akhirnya meningkatkan tenaga mesin.

Dalam kasus Vario 125, kapasitas mesin bawaannya adalah 124,8 cc. Dengan melakukan oversize piston, kapasitas mesin dapat ditingkatkan menjadi lebih besar. Namun, berapa besaran kapasitas mesinnya setelah dioversize menjadi pertanyaan yang banyak diajukan.

Perhitungan Kapasitas Mesin

Untuk menghitung kapasitas mesin setelah dioversize, ada beberapa rumus yang dapat digunakan. Salah satu rumusnya adalah:

Kapasitas mesin (cc) = (Diameter piston baru)² / 0,785 x Langkah piston x Jumlah silinder

Diameter piston baru (mm) = Diameter piston lama (mm) + Oversize (mm)

Dalam kasus Vario 125, langkah pistonnya adalah 52,4 mm dan jumlah silindernya adalah 1. Jika kita ingin melakukan oversize piston 100, artinya diameter piston baru menjadi:

Diameter piston baru = 57,3 mm + 100 = 67,3 mm

Dengan memasukkan nilai tersebut ke dalam rumus di atas, kita dapat menghitung kapasitas mesin baru Vario 125 setelah dioversize 100:

Kapasitas mesin = (67,3)² / 0,785 x 52,4 x 1
Kapasitas mesin = 149,6 cc

Jadi, jika Vario 125 dioversize piston 100, kapasitas mesinnya akan meningkat menjadi 149,6 cc. Peningkatan kapasitas mesin yang cukup signifikan, bukan?

BACA JUGA  Perbedaan Shock Belakang Beat Dan Vario 125

Implikasi dari Oversize Piston

Oversize piston pada Vario 125 tentu memiliki implikasi tersendiri, baik dari sisi performa maupun kebutuhan lainnya.

1. Peningkatan Tenaga

Peningkatan kapasitas mesin akan berdampak pada peningkatan tenaga yang dihasilkan mesin. Hal ini karena semakin besar ruang bakar, semakin banyak campuran udara dan bahan bakar yang dapat dibakar, sehingga menghasilkan tenaga yang lebih besar.

2. Kebutuhan Modifikasi Tambahan

Selain itu, oversize piston juga membutuhkan beberapa modifikasi tambahan pada mesin, seperti:

  • Membersihkan dan mengecek kondisi blok mesin
  • Mengganti paking-paking mesin
  • Menyesuaikan karburator atau injeksi bahan bakar
  • Mengganti per klep
  • Membubut kepala silinder

3. Risiko yang Potensial

Seperti halnya modifikasi lainnya, oversize piston juga memiliki beberapa risiko yang potensial, seperti:

  • Mesin lebih cepat panas
  • Umur komponen mesin berkurang
  • Konsumsi bahan bakar meningkat

Rekomendasi

Oversize piston pada Vario 125 dapat menjadi pilihan bagi yang ingin meningkatkan tenaga mesinnya. Namun, sebelum melakukan modifikasi ini, sebaiknya pertimbangkan dengan matang implikasi yang mungkin timbul. Konsultasikan dengan mekanik terpercaya untuk mendapatkan saran terbaik dan memastikan modifikasi dilakukan dengan benar.

Selain itu, penting untuk menggunakan bahan-bahan berkualitas tinggi dan memperhatikan perawatan mesin secara berkala untuk menjaga performa dan keandalan mesin yang telah dimodifikasi.

Baca Juga

Bagikan:

Ads - Before Footer