Vario 150 Sering Putus Sekring? Ini Penyebab dan Solusinya

Made Santika

Jakarta – Honda Vario 150 merupakan salah satu skutik terlaris di Indonesia berkat desainnya yang sporty, fitur yang melimpah, dan konsumsi bahan bakar yang irit. Namun, tidak sedikit pengguna Vario 150 yang kerap mengalami masalah sekring putus secara berulang.

Masalah sekring putus pada Vario 150 ini tentu sangat merepotkan, terlebih jika terjadi di tengah jalan. Sebab, sekring berfungsi sebagai pengaman komponen kelistrikan agar tidak mengalami kerusakan akibat kelebihan arus listrik.

Penyebab Sekring Vario 150 Sering Putus

Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan sekring Vario 150 sering putus, antara lain:

  • Kelebihan Beban Listrik:
    Ketika beban listrik yang ditanggung oleh sekring melebihi kapasitasnya, maka sekring akan putus untuk mencegah kerusakan pada komponen kelistrikan. Penyebab kelebihan beban ini bisa bermacam-macam, seperti penggunaan aksesori tambahan yang berlebihan, pemasangan lampu yang terlalu terang, atau adanya korsleting pada sistem kelistrikan.

  • Masalah pada Instalasi Kelistrikan:
    Instalasi kelistrikan yang tidak rapi atau bermasalah juga dapat menjadi penyebab sekring putus. Kabel yang terjepit, terminal yang longgar, atau konektor yang berkarat dapat menyebabkan terjadinya korsleting dan lonjakan arus listrik, sehingga sekring pun putus.

  • Komponen Listrik Rusak:
    Komponen listrik yang rusak, seperti aki, lampu, relay, atau CDI, dapat mengakibatkan sekring putus karena beban listrik yang terlalu tinggi.

Cara Mengatasi Sekring Vario 150 Sering Putus

Untuk mengatasi masalah sekring Vario 150 yang sering putus, terdapat beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  • Periksa Beban Listrik:
    Pastikan beban listrik pada Vario 150 tidak berlebihan. Lepas semua aksesori tambahan yang tidak penting dan gunakan bohlam lampu dengan watt yang sesuai.

  • Periksa Instalasi Kelistrikan:
    Bongkar seluruh sistem kelistrikan dan periksa semua kabel, terminal, dan konektor. Pastikan tidak ada kabel yang terjepit atau longgar, serta bersihkan terminal dan konektor dari karat.

  • Ganti Komponen Rusak:
    Jika ditemukan komponen listrik yang rusak, seperti aki, lampu, relay, atau CDI, segera ganti dengan komponen baru yang asli.

  • Gunakan Sekring dengan Ampere yang Tepat:
    Jangan menggunakan sekring dengan ampere yang lebih tinggi atau lebih rendah dari spesifikasi yang ditentukan. Sekring dengan ampere yang lebih tinggi tidak akan melindungi komponen kelistrikan secara optimal, sementara sekring dengan ampere yang lebih rendah akan mudah putus.

  • Gunakan Sekring Kualitas Baik:
    Pilih sekring dengan kualitas yang baik dan pastikan memasang sekring dengan benar. Jangan memasang sekring yang longgar atau miring.

BACA JUGA  Arti Tulisan Oil Change Vario 150

Tips Mencegah Sekring Vario 150 Putus

Selain cara mengatasi di atas, terdapat beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mencegah sekring Vario 150 sering putus, antara lain:

  • Hindari penggunaan aksesori tambahan yang berlebihan.
  • Gunakan bohlam lampu dengan watt yang sesuai.
  • Rutin periksa dan bersihkan sistem kelistrikan.
  • Ganti komponen listrik yang rusak tepat waktu.
  • Gunakan sekring dengan ampere dan kualitas yang baik.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, masalah sekring Vario 150 yang sering putus dapat teratasi secara efektif. Namun, jika masalah masih berlanjut, sebaiknya percayakan pada mekanik yang berpengalaman untuk pemeriksaan dan perbaikan lebih lanjut.

Baca Juga

Bagikan:

Ads - Before Footer