Bongkar Pasang Mesin Vario 125, Berapa Sih Biayanya?

Dimas Permana

Jakarta – Motor matic menjadi kendaraan roda dua yang populer di Indonesia, salah satunya Honda Vario 125. Keberadaan transmisi otomatis yang praktis dan mesin yang bandel membuat motor ini banyak digemari.

Namun, seperti kendaraan lain, Vario 125 juga membutuhkan perawatan rutin, termasuk bongkar pasang mesin yang biasanya dilakukan ketika terjadi kerusakan pada komponen mesin atau membutuhkan perbaikan besar. Lantas, berapa biaya turun mesin Vario 125?

Biaya Turun Mesin Vario 125

Biaya turun mesin Vario 125 bervariasi tergantung pada tingkat kerusakan, komponen yang perlu diganti, dan tempat servis yang dipilih. Namun, secara umum, biaya yang dibutuhkan berkisar antara Rp 1,5 juta hingga Rp 3 juta.

Rincian Biaya

Berikut rincian biaya yang dikeluarkan untuk turun mesin Vario 125:

  • Biaya Jasa: Rp 500.000 – Rp 700.000
  • Komponen yang Perlu Diganti:
    • Blok Mesin: Rp 1.000.000 – Rp 1.500.000
    • Piston dan Ring: Rp 200.000 – Rp 300.000
    • Crankshaft: Rp 500.000 – Rp 700.000
    • Katup dan Dudukan Katup: Rp 300.000 – Rp 400.000
    • Rantai Keteng dan Tensioner: Rp 200.000 – Rp 300.000
  • Oli Mesin dan Filter Oli: Rp 100.000 – Rp 150.000
  • Lain-lain (Gasket, Seal, dll): Rp 100.000 – Rp 200.000

Faktor yang Mempengaruhi Biaya

Biaya turun mesin Vario 125 dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Tingkat Kerusakan: Semakin parah kerusakan pada komponen mesin, semakin tinggi biaya yang dibutuhkan untuk perbaikan.
  • Komponen yang Perlu Diganti: Jika banyak komponen yang perlu diganti, biaya tentu akan membengkak.
  • Tempat Servis: Bengkel resmi biasanya memiliki biaya jasa dan harga komponen yang lebih tinggi dibandingkan bengkel umum.
BACA JUGA  Bedah Tuntas Perbedaan Piston Supra 125 dan Vario 125: Mana yang Lebih Unggul?

Cara Menghemat Biaya Turun Mesin

Untuk menghemat biaya turun mesin Vario 125, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:

  • Rawat Motor Secara Rutin: Perawatan rutin seperti ganti oli dan service berkala dapat mencegah kerusakan besar pada mesin.
  • Gunakan Suku Cadang Asli: Hindari penggunaan suku cadang KW atau palsu, karena dapat memperparah kerusakan.
  • Cari Bengkel Terpercaya: Pilih bengkel yang memiliki reputasi baik dan teknisi berpengalaman.
  • Negotiasi Harga: Jangan sungkan untuk menawar harga jasa dan komponen yang akan digunakan.

Tanda-tanda Mesin Vario 125 Perlu Turun Mesin

Beberapa tanda yang menunjukkan bahwa Vario 125 perlu turun mesin, antara lain:

  • Mesin Bergetar Hebat: Getaran yang berlebihan dapat mengindikasikan adanya kerusakan pada komponen mesin.
  • Suara Mesin Kasar: Suara mesin yang kasar dan tidak beraturan dapat menjadi tanda ketidakseimbangan pada komponen mesin.
  • Oli Mesin Berkurang: Oli mesin yang berkurang drastis tanpa ada kebocoran dapat menandakan kerusakan pada ring piston atau dinding silinder.
  • Mesin Sulit Dihidupkan: Kesulitan menghidupkan mesin bisa jadi karena kerusakan pada komponen seperti karburator, busi, atau sistem pengapian.
  • Asap Knalpot Putih atau Biru: Asap putih menunjukkan adanya kebocoran oli, sedangkan asap biru menandakan adanya pembakaran oli yang tidak sempurna.

Jika mendapati tanda-tanda di atas, segera bawa Vario 125 ke bengkel untuk dilakukan pengecekan dan perbaikan agar kerusakan tidak semakin parah dan biaya tidak menguras kantong.

Baca Juga

Bagikan:

Ads - Before Footer