Lampu Indikator Kuning di Motor Vario 125: Penjelasan Lengkap untuk Pengendara

Darius Rangga

Motor Honda Vario 125 menjadi salah satu skuter matik yang populer di Indonesia. Sebagai sebuah kendaraan yang modern, Vario 125 dilengkapi dengan beragam lampu indikator pada panel instrumennya. Salah satu lampu indikator yang kerap menimbulkan pertanyaan adalah lampu indikator kuning.

Apa Fungsi Lampu Indikator Kuning pada Motor Vario 125?

Lampu indikator kuning pada motor Vario 125 memiliki fungsi utama sebagai indikator sistem injeksi atau FI (Fuel Injection). Sistem injeksi merupakan sistem pengkabutan bahan bakar pada mesin motor yang menggunakan injektor elektronik.

Saat kunci kontak Vario 125 diputar ke posisi ON, lampu indikator kuning akan menyala sejenak. Ini menandakan bahwa sistem injeksi sedang melakukan pengecekan awal. Jika setelah melakukan pengecekan tersebut tidak terdapat masalah, lampu indikator kuning akan mati.

Namun, jika sistem injeksi mendeteksi adanya masalah, maka lampu indikator kuning akan tetap menyala atau berkedip. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat gangguan pada sistem injeksi yang perlu segera ditindaklanjuti.

Jenis-Jenis Gangguan pada Sistem Injeksi yang Ditunjukkan oleh Lampu Indikator Kuning

Terdapat beberapa jenis gangguan pada sistem injeksi yang dapat menyebabkan lampu indikator kuning menyala atau berkedip. Gangguan tersebut antara lain:

  • Sensor TPS Bermasalah: Sensor TPS (Throttle Position Sensor) berfungsi mendeteksi posisi katup gas. Jika sensor ini bermasalah, lampu indikator kuning akan menyala dan menyebabkan gejala seperti motor brebet saat digas.
  • Fuel Pump Rusak: Fuel pump bertugas memompa bahan bakar dari tangki ke mesin. Apabila fuel pump rusak, lampu indikator kuning akan menyala dan motor akan sulit dihidupkan atau mogok.
  • Injektor Kotor atau Tersumbat: Injektor berfungsi menyemprotkan bahan bakar ke ruang bakar. Jika injektor kotor atau tersumbat, lampu indikator kuning akan menyala dan menyebabkan motor kehilangan tenaga atau boros bahan bakar.
  • ECU Rusak: ECU (Electronic Control Unit) merupakan otak dari sistem injeksi. Apabila ECU rusak, lampu indikator kuning akan menyala dan motor tidak dapat dihidupkan atau mengalami gangguan pada sistem kelistrikannya.
BACA JUGA  Ukuran Standar Per Cvt Vario 125

Cara Mengatasi Lampu Indikator Kuning yang Menyala

Jika lampu indikator kuning pada motor Vario 125 menyala atau berkedip, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mematikan mesin dan memeriksa kode kedipan lampu. Kode kedipan ini menunjukkan jenis gangguan pada sistem injeksi.

Setelah mengetahui kode kedipan, pemilik kendaraan dapat mengatasi gangguan tersebut sesuai dengan petunjuk pada buku pedoman pemilik atau dengan membawa motor ke bengkel resmi Honda. Berikut beberapa cara mengatasi gangguan pada sistem injeksi yang dapat dilakukan:

  • Membersihkan sensor TPS
  • Mengganti fuel pump
  • Mengganti injektor
  • Memperbaiki atau mengganti ECU
  • Menyetel ulang ECU

Tips Mencegah Lampu Indikator Kuning Menyala

Untuk mencegah lampu indikator kuning menyala, pemilik Vario 125 dapat melakukan beberapa tips perawatan berikut:

  • Servis motor secara berkala di bengkel resmi Honda
  • Gunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan
  • Hindari membiarkan tangki bahan bakar kosong
  • Bersihkan filter udara secara teratur
  • Hindari memodifikasi sistem injeksi

Kesimpulan

Lampu indikator kuning pada motor Vario 125 merupakan fitur penting yang memberikan informasi tentang kondisi sistem injeksi. Jika lampu indikator ini menyala atau berkedip, pengendara disarankan untuk segera memeriksa kode kedipan dan mengatasi gangguan pada sistem injeksi sesuai petunjuk. Dengan melakukan perawatan secara berkala dan mengikuti tips pencegahan, pemilik Vario 125 dapat mengurangi risiko lampu indikator kuning menyala dan memastikan motor tetap dalam kondisi prima.

Baca Juga

Bagikan:

Ads - Before Footer