Tarikan Gas Vario 125 Berat? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Made Santika

Para pemilik skuter matik Honda Vario 125 mungkin pernah mengalami kendala tarikan gas motor yang terasa berat atau tidak responsif. Masalah ini tentu mengganggu kenyamanan berkendara dan bisa menimbulkan bahaya jika tidak segera diatasi.

Penyebab Tarikan Gas Vario 125 Berat

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan tarikan gas Vario 125 menjadi berat, antara lain:

  • Roller CVT aus atau kotor: Roller CVT berfungsi sebagai pemindah daya dari mesin ke roda belakang. Jika roller aus atau kotor, maka tarikan gas motor akan terasa berat karena daya yang disalurkan tidak optimal.
  • Belt CVT kotor atau kendur: Belt CVT berfungsi sebagai penghubung antara pulley depan dan pulley belakang pada sistem CVT. Belt yang kotor atau kendur dapat menyebabkan slip sehingga tarikan gas motor menjadi berat.
  • Kampas kopling aus atau hangus: Kampas kopling berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan putaran mesin ke roda belakang. Kampas yang aus atau hangus akan menyebabkan tarikan gas motor terasa berat karena selip.
  • Per klep lemah: Per klep berfungsi sebagai penggerak klep pada mesin. Jika per klep lemah, maka klep tidak akan membuka dan menutup dengan sempurna, sehingga tarikan gas motor menjadi berat.
  • Pembakaran tidak sempurna: Pembakaran yang tidak sempurna dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti setelan karburator yang tidak tepat, busi yang lemah, atau filter udara yang kotor. Pembakaran yang tidak sempurna menyebabkan tenaga mesin berkurang, sehingga tarikan gas motor terasa berat.

Cara Mengatasi Tarikan Gas Vario 125 Berat

Untuk mengatasi masalah tarikan gas Vario 125 yang berat, dapat dilakukan beberapa langkah perbaikan, yaitu:

  1. Ganti roller CVT: Ganti roller CVT yang aus atau kotor dengan yang baru. Gunakan roller dengan ukuran dan berat yang sesuai dengan spesifikasi motor.
  2. Bersihkan dan setel belt CVT: Bersihkan belt CVT dari kotoran dan setel ketegangannya sesuai dengan ketentuan pabrikan.
  3. Ganti kampas kopling: Ganti kampas kopling yang aus atau hangus dengan yang baru. Pastikan permukaan kampas bersih dan tidak ada kotoran.
  4. Setel per klep: Setel per klep sesuai dengan spesifikasi pabrikan. Pastikan celah klep sesuai dengan ketentuan.
  5. Periksa dan perbaiki sistem pengapian: Periksa busi dan filter udara. Jika busi lemah atau filter udara kotor, ganti dengan yang baru. Pastikan sistem pengapian berfungsi dengan baik.
  6. Setel ulang karburator: Jika motor masih menggunakan karburator, setel ulang karburator sesuai dengan spesifikasi pabrikan. Pastikan setelan karburator tepat untuk mendapatkan pembakaran yang sempurna.
BACA JUGA  Panduan Lengkap tentang Biaya Balik Nama Motor Vario 125 Tahun 2013: Proses dan Dokumen yang Diperlukan

Tips Mencegah Tarikan Gas Vario 125 Berat

Untuk mencegah masalah tarikan gas Vario 125 yang berat, pemilik motor dapat melakukan perawatan rutin berikut:

  • Ganti oli mesin secara berkala sesuai dengan ketentuan pabrikan.
  • Bersihkan filter udara secara rutin untuk mencegah penumpukan kotoran.
  • Periksa dan setel sistem CVT (roller, belt, dan kampas kopling) secara berkala.
  • Setel per klep sesuai dengan ketentuan pabrikan.
  • Gunakan bahan bakar yang berkualitas dan sesuai dengan spesifikasi motor.

Kesimpulan

Tarikan gas Vario 125 yang berat dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari komponen CVT yang aus hingga masalah pada sistem pengapian. Dengan memahami penyebab dan cara mengatasinya, pemilik motor dapat menjaga performa tarikan gas motor tetap optimal dan nyaman dikendarai. Selain itu, perawatan rutin juga sangat penting untuk mencegah masalah ini muncul di kemudian hari.

Baca Juga

Bagikan:

Ads - Before Footer