Bongkar Rahasia: Per CVT Standar Vario 125 New, Berapa RPM-nya?

Dimas Permana

Pengantar

Vario 125 New, salah satu skuter matik (skutik) yang banyak beredar di tanah air, dikenal dengan performanya yang mumpuni dan irit bahan bakar. Di balik performa tersebut, tentu ada peran penting dari sistem Continuously Variable Transmission (CVT) standar yang digunakannya. Nah, sudah pernahkah detikers bertanya-tanya, berapa sebenarnya RPM per CVT standar Vario 125 New ini?

Apa itu RPM CVT?

RPM atau Revolutions Per Minute (Putaran Per Menit) adalah satuan yang digunakan untuk menyatakan kecepatan putaran mesin. Pada skutik seperti Vario 125 New, RPM CVT menunjukkan kecepatan putaran poros yang menggerakkan roda belakang.

Fungsi RPM CVT pada Performa Motor

RPM CVT memiliki peran penting dalam menentukan kinerja motor, seperti:

  • Akselerasi: RPM CVT yang tinggi akan memberikan akselerasi yang lebih cepat karena putaran roda belakang yang lebih cepat.
  • Kecepatan Maksimal: RPM CVT juga mempengaruhi kecepatan maksimal yang dapat dicapai oleh motor. RPM CVT yang tinggi akan memungkinkan motor mencapai kecepatan lebih tinggi.
  • Efisiensi Bahan Bakar: RPM CVT yang terlalu tinggi dapat menyebabkan pemborosan bahan bakar, sementara RPM CVT yang terlalu rendah dapat mengurangi performa motor.

Per CVT Standar Vario 125 New

Vario 125 New menggunakan per CVT standar yang memiliki karakteristik tertentu. Karakteristik ini mempengaruhi RPM CVT pada kondisi yang berbeda.

RPM CVT Standar Vario 125 New

Menurut spesifikasi teknis dari pabrikan, RPM CVT standar Vario 125 New adalah:

  • RPM Idle: 1.700 ± 100 RPM
  • RPM Speedometer 0 Km/Jam: 1.900 ± 100 RPM
  • RPM Speedometer 30 Km/Jam: 2.700 ± 200 RPM
  • RPM Speedometer 60 Km/Jam: 3.500 ± 200 RPM
  • RPM Speedometer 90 Km/Jam: 4.300 ± 200 RPM
BACA JUGA  Bersiaplah Terkagum-kagum dengan Kecanggihan Honda Vario 125 CBS ISS 2022 Matte Blue

Kesimpulan

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa RPM per CVT standar Vario 125 New bervariasi tergantung pada kecepatan kendaraan. RPM terendah dicapai pada saat idle (mesin menyala stasioner) dan RPM tertinggi dicapai pada saat kecepatan kendaraan mendekati kecepatan maksimalnya. Mengetahui RPM CVT standar ini sangat penting untuk memahami kinerja motor dan mengoptimalkan perawatannya.

Baca Juga

Bagikan:

Ads - Before Footer