Tips Jitu Bikin Tarikan Vario 110 Enteng, Dijamin Joss!

Rendra

Motor matik Honda Vario 110 memang dikenal irit dan lincah. Namun, kadang tarikannya terasa berat, terutama setelah dipakai cukup lama. Jangan khawatir, ada beberapa cara mudah dan efektif untuk membuat tarikan Vario 110 Anda kembali enteng.

1. Servis Rutin

Servis rutin adalah kunci menjaga performa motor tetap optimal. Saat servis, bengkel akan melakukan pemeriksaan dan penggantian komponen yang aus, seperti busi, filter udara, dan kampas rem. Servis rutin juga memastikan oli mesin dalam kondisi baik, sehingga mesin dapat bekerja dengan lancar.

2. Ganti Busi yang Tepat

Busi yang aus atau tidak sesuai spesifikasi dapat menyebabkan tarikan motor berat. Gunakan busi yang direkomendasikan oleh pabrikan untuk Vario 110, yaitu busi NGK CR7HSA. Busi yang tepat akan memberikan percikan api yang kuat dan stabil, sehingga pembakaran mesin lebih efisien dan tarikan motor menjadi enteng.

3. Bersihkan Karburator

Karburator yang kotor dapat menghambat aliran bahan bakar ke mesin, yang mengakibatkan tarikan motor berat. Bersihkan karburator secara berkala, terutama jika motor sering digunakan di daerah berdebu atau lembab. Anda dapat menggunakan cairan pembersih karburator atau membawanya ke bengkel untuk dibersihkan secara profesional.

4. Ganti Filter Udara

Filter udara yang kotor akan membatasi aliran udara ke mesin, sehingga tarikan motor menjadi berat. Ganti filter udara secara rutin, idealnya setiap 4.000-6.000 kilometer. Pastikan menggunakan filter udara yang sesuai dengan spesifikasi Vario 110 untuk memastikan aliran udara optimal.

BACA JUGA  Semua Tentang Kiprok Vario 110 Karbu: Fungsi dan Cara Mengatasi Masalah

5. Cek Roller CVT

Roller CVT yang aus atau rusak dapat menyebabkan tarikan motor berat. Roller CVT berfungsi untuk mengatur pergerakan sabuk CVT, yang menghubungkan mesin dengan roda belakang. Ganti roller CVT jika sudah aus atau rusak untuk mengembalikan tarikan motor yang enteng.

6. Periksa Kampas Kopling

Kampas kopling yang aus atau terkontaminasi dapat menyebabkan selip kopling, sehingga tarikan motor terasa berat. Periksa kampas kopling secara berkala dan ganti jika sudah aus atau terkontaminasi.

7. Atur Jarak Bebas Kopling

Jarak bebas kopling yang terlalu besar atau terlalu kecil dapat mempengaruhi tarikan motor. Sesuaikan jarak bebas kopling sesuai dengan spesifikasi Vario 110. Anda dapat melakukannya sendiri atau membawanya ke bengkel.

8. Ganti Oli Mesin

Oli mesin yang kotor atau aus dapat menghambat kinerja mesin, yang berdampak pada tarikan motor. Ganti oli mesin secara rutin, idealnya setiap 2.000-3.000 kilometer. Gunakan oli mesin yang sesuai dengan spesifikasi Vario 110 untuk memastikan pelumasan mesin yang optimal.

9. Bersihkan Nozel Karburator

Nozel karburator yang tersumbat dapat menyebabkan campuran bahan bakar dan udara yang tidak ideal, sehingga tarikan motor berat. Bersihkan nozel karburator secara berkala menggunakan cairan pembersih khusus atau bawalah ke bengkel untuk pembersihan yang lebih menyeluruh.

10. Periksa Tekanan Ban

Tekanan ban yang terlalu rendah atau terlalu tinggi dapat mempengaruhi tarikan motor. Pastikan tekanan ban sesuai dengan spesifikasi Vario 110, yaitu 29 psi untuk ban depan dan 33 psi untuk ban belakang. Tekanan ban yang tepat akan memberikan traksi yang optimal dan mengurangi hambatan saat motor melaju.

Dengan mengikuti tips-tips ini secara rutin, Anda dapat memastikan tarikan Vario 110 Anda tetap enteng dan performa mesin tetap optimal. Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan bengkel resmi atau mekanik profesional jika Anda tidak yakin bagaimana melakukan perawatan yang lebih kompleks.

BACA JUGA  Komponen Karburator Vario 110: Penjelasan Lengkap Mengenai Komponen Penting di Dalam Honda Vario 110

Baca Juga

Bagikan:

Ads - Before Footer